Senin, 01 Oktober 2018

Hati-hati gadget berisiko dampak permanen pada tubuh


Kedengarannya sederhana bahkan mungkin Anda tidak percaya kalau gadget berdampak buruk bagi tubuh. Padahal banyak penelitian sudah membuktikan dampak gadget, salah satu yang terbaru adalah hasil studi klinis yang berkaitan dengan neuropati (kerusakan saraf tepi).

Berdasarkan Studi Klinis NEONIN (Neurobion non-interventional study) yang dipublikasikan Asian Journal of Medical Sciences 2018, dari 411 partisipan neuropati di delapan kota di Indonesia berusia 18-65 tahun, terungkap bahwa responden menderita kerusakan saraf tepi disebabkan oleh gadget.

"Tingginya aktivitas dan gaya hidup masyarakat Indonesia berisiko neuropati. lebih dari 50 persen masyarakat melakukan gerakan berulang, paling banyak adalah texting di gadget," jelas Dokter Spesialis Saraf atau Neurologi, Manfaluthy Hakim dalam acara Neurobion bertajuk Kenali Gejala dan Dampak Fatal Neuropati, di Jakarta.

Texting di gadget, lanjut Manfaluthy masuk kategori penyebab kerusakan saraf yang disebut Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Gerakan berulang saat texting di gadget itulah yang memicu terjadinya penekanan saraf medianus di pergelangan tangan.

Dalam studi tersebut, responden dengan prevalensi gejala neuropati tertinggi akibat texting di gadget adalah di Jakarta sebesar 61,5 persen, mengendarai sepeda motor atau mobil (58,5 persen), duduk dengan posisi sama dalam waktu lama (53,7 persen), dan mengentik di komputer (52,8 persen).


Gejala awal terlalu lama texing gadget adalah kesemutan di tangan, diikuti kebas. Kalau kondisi semakin parah, Anda dapat merasakan rasa nyeri atau sensasi terbakar. Satu dari empat orang mengalami gejala neuropati tersebut sejak usia 26-30 tahun.

Nah bila Anda sudah mengalami salah satu gejala tersebut, jangan diabaikan! "Dampak neuropati terjadi penurunan kekuatan motorik. Kalau sensorik menyerang bagian tangan, Anda jadi tidak bisa ujar Manfaluthy.

Inovasi Terbaru

Sayangnya, usia muda yang mengalami gejala neuropati--kesemutan, kebas-- cenderung mengabaikannya. Padahal gejala neuropati tersebut harus segera diatasi jika tak ingin fatal. Dari hasil Studi Klinis NENOIN para responden diberi obat neuropati, yaitu neurobion yang dikonsumsi sehari sekali. Medical Manager Merck Consumer Health, dr. Yoska menjelaskan hasil penurunan drastis gejala neuropati setelah responden diberikan Neurobion selama tiga bulan.

"Hasilnya para responden dengan gejala neuropati ringan sampai sedang dari etiologi berbeda yang mengonsumsi Neurobion Forte terbukti klinis mengalami pengurangan gejala neuropati hingga 62,9 persen," jelas Yoska.

Studi tersebut sekaligus memperkenalkan kemasan baru Neurobion dengan logo baru sebagai simbol kesehatan saraf. Logo N besar yang menghubungkan setiap bulatan digarambarkan sebagai saraf sehat, dengan harapan masyarakat bisa lebih peduli dengan kesehatan saraf tepi.

"Logo baru ini juga sebagai inovasi dan bagian dari komitmen kami untuk memberikan solusi total kesehatan saraf," tambah Direktur Divisi Consumer Health PT. MERCK, Tbk, Holger Guenzel.

Bahaya bawang putih jika kontak langsung dengan kulit


Ada seorang wanita di Inggris yang menderita infeksi jamur di kulitnya. Kemudian ia mencoba untuk mengobatinya sendiri dengan menggunakan bawang putih. Namun, penyakitnya itu malah semakin memburuk.

Dilansir dari laman Livescience, bawang putih memang dikenal dari ribuan tahun lalu sebagai perawatan kesehatan. Tidak heran jika wanita berumur 40 tahun tersebut mencoba menggunakan bawang putih mentah untuk mengobati infeksi jamurnya di bagian kulit dan kuku kaki sebelah kiri. Namun, ia sepertinya belum memahami bahaya bawang putih apabila kontak langsung dengan kulit manusia.

Wanita tersebut memotong bawang putih mentah yang kemudian meletakkan irisan bawang ke kakinya hingga empat jam sehari selama empat minggu. Tindakan tersebut ternyata tidak berhasil, kaki wanita tersebut masih memiliki infeksi jamur, kulit kakinya memerah, dan melepuh, jelas dokter yang merawat wanita tersebut yang seorang ahli bedah plastik di Universitas Oxford, National Health Service Foundation Trust, Dr. Kai Wong.

Apa yang dialami wanita itu ternyata disebabkan oleh senyawa sulfur yang terkandung dalam bawang putih. Senyawa tersebut dapat membakar dan menyebabkan iritasi pada kulit. Ini juga yang dapat menyebabkan dermatitis kontak alergi, yang kemudian menimbulkan lebih banyak ruam atau eksim.

Akibat Mengobati Luka Pakai Bawang Putih

Tingkat keparahan luka bakar yang disebabkan bawang putih tergantung dari jumlah dan lama waktu yang digunakan, termasuk juga sensitifitas kulit, menurut Dr. Lisa Maier, profesor klinis dermatology di University of Washington School of Medicine

Nah, setelah mengetahui informasi ini, ada baiknya kalau anda tidak sembarangan dalam mengobati infeksi jamur semacam ini. Biasanya infeksi jamur dapat diobati menggunakan terbinafine dan clotrimazole atau dengan anti jamur oral yang diresepkan oleh dokter.

Saptawati Bardosono paparkan trik cegah obesitas


Obesitas memang bisa menyerang siapapun. Tak lain penyebabnya ialah kelebihan dalam mengonsumsi karbohidrat. Kasus kelebihan berat badan ini memang kerap kali membuat penderitanya kesulitan bergerak. Tak hanya itu saja, berbagai penyakit pun dapat lebih mudah menyerang.

Pakar gizi, Saptawati Bardosono, memaparkan cara mencegah obesitas. Trik ini sekaligus bisa membantu seseorang terhindar dari penyakit yang ditimbulkan obesitas.

"Yang pasti jumlah (porsi) makan jangan terlalu banyak. Anda bisa melihat angka kecukupan gizi. Angka kecukupan gizi seseorang sehari 1.500 atau 1.700 kalori, tapi tergantung dengan individu masing-masing. Tiap individu tidak bisa dipatok sama rata (jumlah kalori)," papar Tati, sapaan akrabnya dalam acara simposium "The Role of Nutrition in The Prevention and Treatment of Obesity" di Hotel Aryaduta, Jakarta.

Angka kecukupan gizi dan jumlah kalor yang dibutuhkan juga dipengaruhi dari berat badan dan aktivitas fisik yang dilakukan masing-masing individu.

"Konsumsi makan juga harus seimbang demi cegah obesitas. Pastikan kebutuhan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral tercukupi," Tati melanjutkan.

Makan sesuai jadwal

Trik selanjutnya mencegah obesitas makan harus sesuai jadwal. Jadwal makan itu tiga kali sehari, yaitu sarapan, makan siang, dan makan malam. Jika tidak makan malam, kata Tati, biasanya seseorang makan sore.

Cara lain, terkait bahan makanan yang masuk ke tubuh. Misal, dalam memilih makanan yang sudah dikemas.

"Di kemasan kan sudah ada daftar isi berapa nutrisi. Kalau ada lemak jahatnya ya jangan dipilih (dibeli)," ucap Tati lagi.

Aktivitas fisik sebagai pelengkap

Aktivitas fisik atau olahraga yang dilakukan menjadi pelengkap. Tati mengungkapkan, cukup konsentrasi jaga asupan makan lebih penting.

"Jaga asupan makan lebih penting dibandingkan aktivitas fisik. Aktivitas fisik hanya pelengkap saja. Kalau mengandalkan aktivitas fisik paling hanya bisa menurunkan 70 kalori," Tati menjelaskan.

Tak hanya asupan makanan saja yang harus diperhatikan. Asupan mengonsumsi air dalam sehari juga harus diperhatikan. Agar tubuh dapat terhidrasi dengan baik dan lemak tubuh dapat larut lebih mudah.

Latvia, negeri paling cocok buat orang-orang introvert


Kalau kamu merasa sebagai pribadi tertutup dan sering sebal dengan hiruk pikuknya perkotaan, barangkali kamu cocok tinggal di pedesaan. Masih kurang sepi? Kalau begitu coba pindah ke Latvia. Negara di daratan Eropa ini dijuluki sebagai negara introvert baik oleh turis mancanegara maupun masyarakatnya sendiri.

Latvia didiami oleh orang-orang dengan tipe kepribadian yang lebih menyukai kesendirian, ketenangan dan refleksi. Bahkan warga negaranya pun mengakui hal ini.

1. Di jalan pun jangan sampai berpapasan

Seperti yang dilasir dari bbc.com, negara yang beribukota di Riga tersebut sangat tenang dan damai. Christine Ro, jurnalis BBC mengungkapkan pengalamannya ketika berkunjung ke negara tersebut, "Ketika kami dalam perjalanan kereta api, saya dan teman-teman bergantian mengagumi pemandangan sekitar dan bermain sebuah permainan. Kami bersemangat, meneriakkan jawaban, kemudian kami sadar bahwa kami adalah satu-satunya orang di kompartemen kereta yang berbicara."

Philip Birzulis, seorang pemandu tur yang pindah ke Latvia pada tahun 1994, terkejut melihat beberapa orang Latvia memilih menyeberang jalan untuk menghindari berpapasan dengan orang lain.

"Saya memperhatikan bahwa orang-orang membuat keputusan untuk menghindari satu sama lain sekitar 5-10 meter sebelumnya," katanya. Belum lagi kebiasaan orang Latvia yang bahkan rela menunggu tetangganya pergi terlebih dahulu demi menghindari tatap muka langsung.

2. Karena sepi penduduk, lantas tak biasa ramai-ramai

Kebiasaan warga Latvia untuk menghindari satu sama lain disebabkan beberapa faktor. Di antaranya kondisi negara yang terdapat banyak hutan lebat dan tingkat kepadatan penduduk yang rendah, sehingga orang Latvia tidak terbiasa dengan kehadiran banyak orang. Selain itu, bersikap cerewet sepanjang waktu juga dianggap sebagai arogansi di sana.

Ozola, seorang arsitektur Latvia menjelaskan bahwa "Orang Latvia tidak terbiasa melihat banyak orang lain di sekitar. Cukup tidak biasa harus menunggu meja di restoran atau duduk terlalu dekat dengan orang lain sambil bersantap. Ada cukup ruang di negara ini untuk menjaga jarak dari yang lain."
Sikap warga Latvia yang tertutup mungkin membuat calon wisatawan ragu untuk berkunjung ke sana. Namun Vernera, seorang penerjemah dan jurnalis lepas Latvia menyarankan agar traveler tidak takut dengan kecenderungan budaya ini. Menurutnya karena tidak pintar basa-basi, orang Latvia dapat menjadi teman yang sangat baik dan jujur.

Enam pekerjaan yang dulu disepelekan yang sekarang banyak diincar


Kebutuhan yang semakin banyak diiringi dengan harganya yang terus naik membuat orang berpikir untuk mencari pekerjaan tambahan demi memperoleh pendapatan lebih. Karena UMR pun juga tak kunjung naik juga yang semakin membuat pusing kepala. Namun, sering kali rencana untuk mencari pekerjaan kedua tersebut tinggal wacana saja. Karena hampir tidak ada waktu untuk melakukannya.

Padahal, tentunya masih ada rutinitas lain yang harus dilakukan di rumah, seperti memasak, membersihkan ruangan, mengurus anak, dan masih banyak pekerjaan rumah lainnya yang tak kalah penting untuk diperhatikan. Sehingga tak sedikit yang merasa galau dengan dua pekerjaan yang dijalaninya.

Namun seiring berjalannya waktu, saat ini sudah cukup banyak pekerjaan yang dahulu kala masih dilihat sebagai hobi saja, dan sekarang menjadi pekerjaan yang sangat menjanjikan bahkan jadi rebutan. Tak sedikit orang yang mulai menekuni pekerjaan ini.

Seperti dikutip dari Cermati.com, berikut beberapa pekerjaan yang dahulu hanya sekedar hobi bahkan disepelekan, kini berubah menjadi pekerjaan yang jadi rebutan.

1. MUA Profesional


MUA atau singkatan dari Make Up Artist ini memang mulai naik daun sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan tak sedikit orang yang punya keahlian merias wajah beramai-ramai membuat vlog dengan harapan ada produk kosmetik/kecantikan yang mengendorsenya.

Nah, bagi Anda yang hobi merias diri dan mampu menghasilkan riasan yang bagus, jual hobi ini untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah. Anda bisa menjadi MUA. Untuk meyakinkan calon konsumen, Anda bisa meminta teman sebagai tutorial MUA dan menunjukkan kemampuan Anda dalam merias. Hasilnya bisa Anda publikasikan di sosial media, seperti Instagram atau Facebook.

2. Fashion Stylish

Sekarang ini, banyak orang yang berlomba-lomba menjadi fashion stylish karena cukup menjanjikan. Jika Anda ingin menggeluti pekerjaan ini, sebagai fashion stylish maka Anda bertugas untuk memberi saran tentang gaya berbusana yang paling pas buat klien.Anda harus bisa mengarahkan klien Anda, mulai dari busana, tas, sepatu, dan aksesoris.

Fashion stylish juga sering diundang untuk menghadiri acara fashion show guna mengamati tren fashion yang sedang booming. (Baca Juga: Bisa Hapus Utang! Jangan Remehkan Pentingnya Asuransi Kartu Kredit)

3. DJ Profesional

Orang yang hobi di dunia musik ujungnya akan menekuni sebagai seorang penyanyi atau pemain band. Kalau Anda tidak suka keduanya, maka bisa menjadi seorang Disk Jockey (DJ) profesional. Pekerjaan DJ bisa dibilang sangat menjanjikan, apalagi aliran elektro musik semakin diminati oleh masyarakat di dunia.

Sayangnya, hobi ini membutuhkan modal yang cukup besar, karena satu set peralatan DJ sangat mahal harganya. Kalau kondisi ekonomi memungkinkan, tidak ada salahnya untuk mencoba pekerjaan ini.

4. Instruktur Fitness, Yoga, Zumba, dan Sejenisnya

Pekerjaan ini sangat cocok buat Anda yang suka olahraga dan gaya hidup sehat. Setelah jam pulang kantor tiba, Anda bisa menjadi instruktur Fitness atau Yoga maupun Zumba dan lainnya di pusat kebugaran terdekat. Upah yang didapat pun lumayan besar.

Jika salah satu pusat kebugaran sedang membutuhkan instruktur olahraga tersebut, Anda bisa melamar kerja di sana. Sebab gaya hidup sehat dengan olahraga yang menyenangkan seperti Yoga dan Zumba sekarang ini banyak digandrungi. (Baca Juga: Cara Mengaktifkan Kembali Kartu Kredit yang Dinonaktifkan Bank)

5. Social Media Specialist

Dalam satu hari, kita menghabiskan setidaknya 1 3 jam untuk menjelajah social media dan melihat isu-isu yang sedang hangat jadi perbincangan para netizen. Nah, Anda bisa memanfaatkan kebiasaan bermedia sosial ini untuk menghasilkan uang dengan menjadi admin atau social media specialist di perusahaan-perusahaan.

6. Chef

Hobi memasak tidak hanya identik dengan perempuan saja, tetapi juga laki-laki. Apalagi di era modern, kebanyakan chef atau cook yang bekerja di restoran ternama berjenis kelamin laki-laki. Nah, jika ternyata Anda hobi berkreasi di dapur, Anda bisa menyalurkan hobi ini dan menggelutinya menjadi seorang chef profesional karena menjanjikan. Siapa tahu Anda kebanjiran job dari berbagai perusahaan makanan, bukan?

Deretan pekerjaan di atas memang dulunya sangat disepelekan. Karena hal tersebut berasal dari kesenangan atau hobi kita. Namun lihatlah sekarang, justru pekerjaan tersebut banyak diinginkan orang karena selain waktu yang tidak terlalu lama, menyenangkan, dan menghasilkan uang yang tidak sedikit dibanding pekerjaan kantoran. Maka dari itu jangan meremehkan hobi atau kesenangan kalian ya, siapa tahu bisa menghasilkan di masa depan.