Kamis, 28 Februari 2019

Tips Memilih Pembersih Wajah Pria


Sekarang ini tidak hanya wanita yang harus merawat kulit wajah. Pria juga harus melakukan hal sama. Berbagai penyebab lingkungan, seperti paparan sinar matahari langsung dan radikal bebas membuat perubahan pada kulit. Wajah merupakan bagian yang paling mudah terkena dampaknya karena menjadi bagian teratas dan terbuka dari tubuh. Sabun pembersih wajah pria, salah satu solusi efektif mengatasi masalah kulit wajah.

Namun, jika kita mencari sabun cair wajah pria di toko atau internet, banyak sekali macamnya.  Anda harus selektif. Berikut tips memilih pembersih wajah pria.

1. Mengenali Jenis Kulit
Kulit wajah pria dan wanita terdiri dari 3 jenis, kulit wajah normal, kering, dan berminyak. Setiap jenis kulit mempunyai treatment khusus perawatan.

  • Kulit Normal, ini merupakan jenis kulit wajah pria terbaik karena berada di pertengahan, tidak kering dan tidak berminyak. Cara perawatannya cenderung lebih mudah dan cocok menggunakan apa saja. Pilihan terbaik ada pada NIVEA MEN Extra White Dark Spor Minimizer Facial Foam, membersihkan wajah tanpa mengikis sel kulit dan dapat membuat wajah 10 kali lebih cerah.
  • Kulit Kering, memproduksi minyak berlebih sehingga kulit kurang lembab, terutama di sekitar spot U wajah pria; pipi, rahang, dan bawah dagu. Pria yang mempunyai jenis kulit ini harus rajin minum 8-10 gelas per hari dan menghindari cuaca dingin. Perawatan wajah kulit tidak boleh dengan sabun keras. NIVEA MEN Extra White Dark Spot dapat menjadi rekomendasi karena dapat melembabkan kulit dan melindungi dari sinar matahari.
  • Kulit Berminyak, yaitu kulit dengan pori-pori besar sehingga cenderung berjerawat. Pria dengan kulit berminyak harus terus menjaga keseimbangan hormon dan tidak stres agar kulit wajah terjaga. Selain itu, penggunaan sabun pembersih wajah NIVEA MEN Acne Full Ice Mud Serum Facial Foam atau NIVEA MEN Acne Control Brightening Facial Foam sangat bagus merawat kulit berminyak sekaligus mencegah timbulnya jerawat.
Selain 3 jenis kulit tersebut, para ahli menyebutkan adanya kulit sensitif.  Pria dengan kulit wajah sensitif harus menggunakan produk yang sedikit atau tanpa bahan aditif.

2. Mengenali Wujud Sabun Pembersih Wajah
Di pasaran terdapat 2 jenis bentuk sabun untuk wajah, yaitu bentuk batang dan bentuk cair atau facial foam. Sabun batang umumnya sangat cocok untuk kulit sensitif, tetapi memerlukan waktu lebih banyak untuk menggunakannya. Sabun harus dibolak-balik agar mengeluarkan busa. Sementara facial foam lebih hemat dan praktis, hanya tinggal dipencet atau dikeluarkan cairannya maka sabun langsung berbusa saat dipakai. Facial foam saat ini sudah lebih bervariasi sehingga dapat digunakan juga untuk kulit sensitif.

Sudahkah mengenali jenis kulit yang Anda miliki?  Jika sudah, lakukan perawatan jika pria ingin mendapatkan penampilan menawan.  Perawatan menggunakan sabun pembersih wajah pria adalah cara perawatan wajah paling efisien dan efektif.   

Rabu, 27 Februari 2019

Mengenal Luka Infeksi dan Penanganannya


Dalam kehidupan dan saat menjalani aktifitas keseharian bukan tidak mungkin kita akan terluka. Berhati-hati menjadi hal yang sangat diperlukan agar Anda tidak terluka. Namun jika hal tersebut terjadi, Anda tidak perlu panik. Kenali jenis dan cara penanganannya, maka Anda akan terhindar dari luka infeksi.

Apa ciri yang dimiliki oleh luka yang infeksi? Tidak semua luka menimbulkan infeksi. Luka infeksi memiliki beberapa ciri berikut adalah diantaranya. 

1. Luka mengeluarkan nanah, tubuh kita memiliki antibody sendiri salah satu antibody yang dimiliki oleh tubuh adalah sel darah putih. Sel darah putih ini berperan melawan atau membunuh kuman atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Salah satunya pada luka yang ada di tubuh. Sel darah putih yang mati saat melawan kuman akan berubah menjadi nanah. Sehingga jika luka Anda bernanah maka sudah dapat dipastikan terdapat bakteri atau kuman di luka tersebut. Semakin banyak nanah yang ada pada luka tersebut maka diperkirakan semakin banyak kuman atau bakteri yang ada di sana.

2. Luka membengkak. Bengkak merupakan salah satu ciri adanya peradangan pada tubuh. Jika luka Anda mengalami pembengkakan maka diindikasikan pada luka tersebut telah terjadi peradangan yang disebabkan oleh bakteri atau kuman.

3. Daerah di sekitar luka menjadi merah. Ciri lain yang mengindikasikan terjadi infeksi pada luka adalah dengan memerahnya daerah di sekitar luka. Tanda merah ini biasanya diiringi dengan rasa perih ataupun panas. 

Untuk mengatasi agar luka tidak infeksi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Yang pertama adalah kebersihan luka. Pastikan luka Anda bersih sehingga terhindar dari bakteri dan kuman. Anda dapat membersihkan luka Anda dengan menggunakan alkohol dan air. 

Selain dari itu pastikan luka tertutup sempurna agar tidak terinfeksi lagi oleh kuman. Anda dapat menggunakan plester transparan anti air hansaplast. Hansaplast memiliki tingkat kerekatan yang sempurna sehingga tidak memungkinkan air dapat masuk. Selain dari itu hansaplast menyediakan plester anti air untuk anak dengan ukuran yang pas bagi buah hati Anda.

Kamis, 21 Februari 2019

Sebelum Ajukan Kredit Nmax 2018, Ketahui Dulu 4 Hal Ini!


Dalam membeli kendaraan kini konsumen diberikan kemudahan dengan pembayaran bersifat kredit, tidak hanya tunai. Sehingga nantinya cukup dengan menyerahkan uang muka atau DP saja kendaraan yang di idam-idamkan bisa langsung dibawa pulang ke rumah. Apalagi belakangan ini trend motor juga senantiasa mengalami perubahan, salah satu yang paling dicari oleh masyarakat saat ini adalah kendaraan matic yang memiliki body gahar, sehingga bisa tampil lebih gagah dengan mengendarainya. Kredit Nmax 2018 menjadi produk unggulan di beberapa leasing.

Siapa yang tidak mengenal seri baru yang dikeluarkan oleh Yamaha ini, Yamaha Nmax merupakan produk motor unggulan yang dilengkapi dengan body ABS, sehingga membuatnya jadi tampak lebih gagah untuk dikendarai. Karena harga jualnya yang cukup mahal, yaitu sekitar 25 jutaan ke atas, maka tidak bisa dipungkiri jika seandainya banyak diantara masyarakat yang mempertimbangkan kembali pembelian secara tunai, dan lebih memilih untuk membeli sistem kredit.

Di satu sisi kredit Nmax 2018 ini memang memberikan banyak sekali keuntungan, karena cukup dengan yang muka saja motor sudah bisa dibawa pulang ke rumah. Namun bisa jadi merugikan jika tidak selektif dalam memilih. Untuk itu sebelum memutuskan ajukan kredit calon debitur harus mempelajari terlebih dahulu beberapa hal ini, diantaranya adalah:

1. Fasilitas, pembelian secara kredit biasanya membuat konsumen mendapatkan beberapa jenis fasilitas menguntungkan, seperti diantaranya adalah asuransi tanpa harus membayar biaya tambahan lagi. Tak jarang juga beberapa leasing yang memberikan hadiah menarik, seperti diantaranya adalah helm, jaket ataupun barang-barang lain untuk konsumennya.

2. Denda keterlambatan pembayaran, hal ini juga tidak kalah penting untuk diperhatikan, dimana pembelian secara kredit memang mengharuskan Anda untuk membayar secara rutin setiap bulannya, sesuai dengan tanggal yang sudah ditentukan. Jika sampai terlambat maka ada denda yang harus dibayar, hitungannya juga berbeda-beda. Tanyakan terlebih dahulu tenggat waktu pembayaran dan juga dendanya.

3. BPKB, BPKB ini adalah surat tanda sah kepemilikan kendaraan yang akan disita oleh pihak leasing atau lembaga pendanaan yang membiayai kredit tersebut, sehingga sebelum nantinya pembayaran tersebut lunas, maka BPKB tidak akan diserahkan. Tanyakan berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam penyerahan BPKB ini setelah hutang lunas.

4. Nilai suku bunga, calon debitur harus cerdas dalam hal yang satu ini, dimana memang setiap lembaga memang memberikan nilai bunga yang berbeda-beda untuk setiap pengajuan kreditnya. Semakin besar jumlahnya, artinya beban yang harus ditanggung juga akan semakin besar. Tanyakan juga kemungkinan ada biaya lain yang harus dibayarkan selain bunga.

Malu untuk bertanya bisa sesat di jalan, termasuk untuk kredit Nmax 2018 ini. Ingin kredit dengan bunga ringan, cek langsung ke Moladin.

Ini Dia Perbedaan Yamaha Nmax ABS dengan Non ABS


Yamaha merupakan salah satu pabrikan otomotif yang sangat sukses dan mendunia. Di Indonesia sendiri penggunaan produk dari Yamaha terbilang sangat banyak. Bisa kita lihat saat berkendara di jalanan, hampir semua pengguna kendaraan menggunakan merk yang satu ini. Saat sepeda motor matic sedang marak-maraknya digunakan oleh masyarakat, Yamaha juga tidak ketinggalan dengan meluncurkan produk matic terbaiknya. Salah satu yang cukup mencuri perhatian adalah Yamaha Nmax.

Model matic Yamaha yang satu ini jika dilihat sekilas saja sudah memiliki desain yang beda dari yang lain. Nmax memiliki body yang cenderung bongsor untuk ukuran sepeda motor matic yang biasa dipakai oleh masyarakat. Dalam pemasarannya, Yamaha menawarkan Nmax dengan dua jenis yang bisa dipilih olehkonsumen, yaitu Nmax ABS dan Nmax Non ABS. ABS atau Antilock Brake System merupakan sistem pengereman yang bisa bekerja secara stabil saat melakukan pengereman secara mendadak. Karena fungsinya yang sangat penting ini, takheranjikaNmax ABS dijualdengan harga yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan Nmax Non ABS.

Perbedaan antara Yamaha Nmax ABS dan Nmax Non ABS ini tidak terbatas pada harganya saja, namun juga ditemukan pada bagian yang lainnya, seperti:

1. Desain dan body.
Untuk seri non ABS memiliki desain yang lebih besar dibandingkan dengan yang ABS. Tak cukup sampai disitu saja, desain body keduanya juga memiliki perbedaan jika diperhatikan secara mendetail. Perbedaan ini bisa terlihat pada bagian aksesoris body, terutama pada penempatan stiker ABS dan indikator ABS di bagian speedometer yang mana tidak akan ditemukan pada seri yang non ABS.

2. Performa.
Meskipun untuk seri non ABS dengan yang ABS sama-sama menggunakan teknologi mesin Blue Core berkapasitas 155 cc, namun untuk urusan performa masing-masing akan terasa perbedaannya. Perbedaan ini bisa diketahui saat pengguna mencobanya secara langsung. Lewat mesin yang sudah dibekalkan, kedua seri Nmax ini mampu menghasilkan power 11,1 kW pada 8.000 rpm dan torsi maksimal pada 14,4 Nm untuk 6.000 rpm. 

3. Sistem pengereman.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kedua seri ini bisa terlihat perbedaannya dari nama masing-masing. Untuk Nmax ABS tentumemiliki sistem pengereman otomatis yang lebih sempurna dan lebih aman digunakan untuk berkendara, terlebih jika melaju dengan kondisi cepat atau dalam kondisi hujan.

4. Spesifikasi.
Spesifikasi yang ditawarkan hampir sama, namun ada beberapa perbedaan terutama untuk pengereman dan harga jualnya sendiri.

5. Harga.
Sesuai dengan namanya, untuk seri yang menggunakan ABS memiliki harga yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan yang non ABS. Hal ini karena kelebihan dalam urusan pengereman seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Untuk detail info harga Yamaha Nmax ABS dan non ABS, Anda bisa mengunjungi Moladin.com.

Jumat, 01 Februari 2019

Tipe-tipe Speedometer Motor yang Wajib Kamu Tahu!

sumber : Shopee.com
Sebagai mode transportasi paling mudah, murah, dan praktis, sepeda motor kini menjamur di mana-mana. Jutaan orang Indonesia telah menggunakan sepeda motor dan beralih dari transportasi umum. Motor memang lebih praktis dan efisien waktu dibanding mobil yang badannya besar. Motor bisa masuk gang-gang sempit, melaju dengan kecepatan tinggi di jalanan, tidak memakan banyak tempat parkir, irit bahan bakar, dan yang pasti harga beli dan purna jualnya masih tinggi.
Salah satu bagian dari sepeda motor adalah speedometer, alat pengukur kecepatan standar yang ada di bagian depan motor. Secara umum speedometer motor bukanlah sesuatu yang terlalu rumit untuk dipelajari. Ini adalah teknologi yang mengukur kecepatan kendaraan darat dengan kabel yang menghubungkan antara indikator dengan alat khusus di roda depan. Beberapa sepeda motor memiliki speedometer elektronik yang membutuhkan kalibrasi dan perbaikan oleh teknisi terlatih.
Ada tiga jenis speedometer yang perlu Anda ketahui.

Speedometer analog

Jenis speedometer ini biasanya bekerja dengan menggunakan kabel baja yang terlapisi dan mentransmisikan gerakan rotasi dari beberapa bagian seluler yang mengalami perputaran ketika kecepatan bertambah atau berkurang.

Speedometer ‘Analog-Digital’

Speedometer ini disebut ‘analog-digital’ karena sistem pengumpulan datanya sama dengan analog menggunakan kabel, namun memiliki layar LCD dan sejumlah formula atau rumus digital. Speedometer ini menghindari dua kesalahan yang ada dalam analog murni. Speedometer semacam ini bisa dibeli di berbagai toko online Shopee.

Speedometer digital

Kabel diganti oleh sistem logam dan magnet, yang disebut sensor induktif, yang terletak di gearbox. Fungsinya adalah mentransmisikan sinyal yang menunjukkan perpindahan, ditambahkan ke formula digital tertentu dalam perangkat itu sendiri, dan memiliki beberapa konfigurasi yang sesuai dengan model sepeda motor sehingga presisinya semakin meningkat. Sampai hari ini, speedometer digital adalah perangkat paling tepat yang dipasang di sepeda motor serta lebih mahal daripada jenis yang lain.

Kesalahan speedometer?

Ini adalah sesuatu yang umum kita temui. Suatu ketika Anda mengendarai motor dengan kecepatan standar yang santai dan di jalan raya, tetapi kemudian Anda melihat speedometer Anda menunjukkan kecepatan yang jauh lebih tinggi daripada yang asli.
Pada saat pengujian kita dapat mengamati bahwa kesalahannya tidaklah fatal, umumnya hanya menunjukkan kecepatan lebih tinggi daripada yang sebenarnya. Teknisi motor menyimpulkan bahwa kecenderungan speedometer yang semacam ini sebenarnya disebabkan oleh peraturan hukum tentang ambang batas kecepatan yang berlaku di suatu negara.
Akurasi speedometer juga tergantung pada sebagian besar faktor fisik, misalnya diameter ban. Pada sepeda motor, aspek ini dipengaruhi secara signifikan oleh faktor-faktor eksternal lain, misalnya tekanan, beban, dan suhu.
Ketika kalibrasi dan tes kalibrasi dilakukan, faktor-faktor fisik yang disebutkan di atas juga diperhitungkan. Aspek lain yang terkait dengan diameter ban adalah kenyataan bahwa pengendara seringkali mengganti ban dengan dengan diameter berbeda yang tidak sesuai standar.
Dalam pengujian ban terbaru, beberapa diameter ban belakang diuji dan terbukti secara langsung mempengaruhi performa speedometer dalam jumlah yang sama. Para produsen sepeda motor harus lebih berhati-hati dalam menentukan diameter ban belakang mereka agar speedometer bisa terbaca dengan sempurna.
Pengoperasian speedometer saat ini terdiri atas serangkaian sensor yang bekerja pada gigi transmisi atau pada cincin roda. Sensor-sensor ini mengirimkan sinyal gelombang persegi ke ECU yang menghitung kecepatan dari frekuensi sinyal. Seperti dijelaskan di atas, diameter ban mempengaruhi hasil akhir yang ditunjukkan oleh sensor. Ketika sensor berada pada gigi transmisi, inilah yang akhirnya mempengaruhi hasil yang ditampilkan oleh speedometer.
Untuk kasus seperti ini, sebuah alat telah diciptakan untuk memperbaiki perubahan yang biasanya muncul. SpeedoHealer menghubungkan kabel sensor dan mempercepat atau mengurangi frekuensi sinyal dengan mengubah pembacaan speedometer untuk mengkalibrasi ulang pada setiap kesalahan atau perubahan gigi atau ban.
Untuk sebagian besar sepeda motor yang memiliki ABS, speedometer bekerja dari sinyal yang dipancarkan oleh ABS. Untuk jenis mesin ini, tidak dianjurkan menggunakan perangkat di sensor karena akan menjadi kontraproduktif.
Dalam kasus ini ada dua hal yang dapat Anda lakukan untuk memperbaikinya: Jika ECU mengirim sinyal gelombang persegi ke dasbor khusus untuk speedometer, perangkat dapat dimasukkan di sini, sebagai lawan dari kabel sensor. Dan speedometer dari beberapa jenis sepeda dapat dikalibrasi ulang dengan mere-flash ECU.